CV-mu ditolak sebelum sampai ke manusia.

Yang pertama membaca lamaranmu sering bukan orang, melainkan penyaring otomatis. CV yang cantik di mata kita belum tentu terbaca utuh olehnya.

Buat kamu yang sudah kirim banyak lamaran tapi hampir tidak pernah dipanggil.

langkahnya

  1. Upload CV yang sekarang kamu pakai

    Yang mana saja, termasuk yang kamu buat di Canva atau Word dengan dua kolom.

  2. Isinya dipilah, bukan diringkas

    Nama, kontak, pengalaman, pendidikan, dan keahlian dikenali lalu ditempatkan kembali dengan urutan yang bisa dibaca penyaring.

  3. Unduh versi yang aman dikirim

    Susunannya satu kolom, judul bagiannya standar, dan tidak ada teks yang tersembunyi di dalam gambar.

Susun sendiri

Lima langkah, kamu tinggal ngetik. Hasilnya langsung kelihatan sambil kamu ngetik.

Tiap bagian punya ukurannya sendiri. Geser ke kotak yang bentuknya pas, sisanya nyusun sendiri.

Isi CV kamu

Website dari Portalio

Isi CV setelah dipilah. Tiap bagian bisa kamu koreksi sebelum diunduh, karena yang salah baca lebih baik kamu perbaiki daripada kami tebak.

Daftar isi

Kenapa CV yang bagus bisa terbaca kacau

Penyaring lamaran membaca teks, bukan tata letak. Waktu ia membuka CV dua kolom, urutan yang ia dapat sering bukan urutan yang kamu lihat: nama perusahaan bisa tercampur dengan tahun dari baris di sebelahnya, dan judul bagian bisa hilang sama sekali.

Yang paling sering hilang justru bagian yang paling kamu banggakan. Ikon, garis pemisah, dan nama bagian yang ditulis kreatif seperti "Jejak Langkah" bukan kosakata yang ia kenal, jadi isinya masuk ke tempat yang salah atau tidak masuk ke mana pun.

Yang diubah dan yang tidak

DiubahTidak diubah
Susunan jadi satu kolomKalimat yang kamu tulis
Nama bagian jadi yang umum dipakaiUrutan pengalamanmu
Teks di dalam gambar dikeluarkan jadi teks biasaAngka, tanggal, dan nama tempat
Ikon dan garis hias dilepasIsi dan panjang tiap poin

Sebelum kamu kirim

  1. Baca ulang bagian pengalaman. Di sinilah salah baca paling sering terjadi, terutama kalau CV lamamu menaruh tahun di kolom terpisah.

  2. Cek ejaan nama dan nomor telepon. Dua hal yang kalau salah membuat sisa CV-nya tidak ada gunanya.

  3. Sesuaikan tiga bagian teratas dengan lowongannya. Ringkasan, keahlian, dan pengalaman paling atas. Bukan seluruh file.

Ambil kata dari lowongannya, bukan dari kamus

Penyaring mencocokkan kata, dan ia tidak tahu bahwa dua kata bisa berarti sama. Kalau lowongannya menulis "analisis data" dan CV-mu menulis "olah data", buat dia itu dua hal yang berbeda, dan yang dicari cuma satu.

Jadi baca ulang lowongan yang mau kamu lamar, ambil kata yang ia pakai untuk menyebut pekerjaan dan alatnya, lalu pakai kata itu di CV-mu. Bukan menambah keahlian yang tidak kamu punya, tapi menyebut yang memang kamu punya dengan kata yang sama.

Pertanyaan yang sering muncul

Bedanya dengan template ATS yang banyak dijual?

Template mengharuskan kamu mengisi ulang semuanya dari nol. Di sini isinya diambil dari CV yang sudah kamu punya, jadi yang kamu kerjakan cuma mengoreksi.

CV saya dari Canva, dua kolom, banyak ikon. Bisa?

Itu justru kasus yang paling perlu diubah. Isinya dikeluarkan dulu jadi teks, lalu disusun ulang satu kolom.

Hasilnya jadi jelek dong?

Jadi sederhana, dan itu memang yang dibutuhkan di tahap penyaringan. Kalau kamu butuh versi yang enak dilihat manusia, halaman portofoliomu yang mengambil peran itu.

Apakah gratis?

Ya. Mengunggah CV dan mengunduh hasilnya tidak dikenakan biaya.

CV-mu ditolak sebelum sampai ke manusia.

Yang pertama membaca lamaranmu sering bukan orang, melainkan penyaring otomatis. CV yang cantik di mata kita belum tentu terbaca utuh olehnya.