CV-mu udah ada. Tinggal jadi web.

Bahannya sudah lengkap di file yang sudah kamu punya. Yang belum ada cuma bentuknya.

Buat kamu yang CV-nya sudah rapi tapi belum punya link untuk membagikannya.

langkahnya

  1. Unggah CV-nya

    Satu file, bentuk apa pun yang biasa kamu kirim ke perekrut.

  2. Isinya dipilah per bagian

    Tiap bagian CV-mu dikenali lalu ditempatkan di bagian halaman yang sepadan.

  3. Periksa lalu post

    Yang salah baca kamu perbaiki di tempat. Setelah itu halamanmu punya link sendiri.

Susun sendiri

Lima langkah, kamu tinggal ngetik. Hasilnya langsung kelihatan sambil kamu ngetik.

Tiap bagian punya ukurannya sendiri. Geser ke kotak yang bentuknya pas, sisanya nyusun sendiri.

Isi CV kamu

Website dari Portalio

Hasil pemilahan sebelum kamu post. Tiap bagian bisa disunting, dan yang tidak ingin kamu tampilkan bisa disembunyikan.

Daftar isi

Bagian CV-mu jadi apa di halamanmu

Di CVJadi di halaman
Nama dan bidangJudul paling atas, yang pertama dibaca orang
Ringkasan atau profilParagraf pembuka, tiga sampai empat kalimat
Pengalaman kerjaDaftar berurutan dari yang terbaru, dengan peran dan tahun
Proyek atau karyaKartu terpisah, satu karya satu kartu
PendidikanBagian pendek di bawah pengalaman
KeahlianDeretan penanda, bukan paragraf
KontakTombol yang bisa langsung diklik, bukan teks yang harus disalin

Yang berubah dari bentuk CV

CV dibuat untuk dicetak dan dibaca berurutan dari atas ke bawah dalam satu halaman. Halaman web dibaca dengan cara lain: orang menggulir cepat, berhenti di yang menarik matanya, dan hampir tidak pernah membaca semuanya.

Karena itu susunannya tidak dipindahkan apa adanya. Karya diangkat lebih tinggi daripada posisinya di CV, karena itu yang paling ingin dilihat orang yang membuka portofolio. Kontak yang di CV cukup ditulis jadi tombol, karena di web orang mengklik, bukan mencatat.

Kalau CV-mu belum rapi

Halamannya akan mengikuti apa yang ada. Jadi kalau CV-mu masih setengah jadi, merapikan CV-nya dulu lebih hemat waktu daripada memperbaiki dua duanya belakangan. Cukup pastikan tiap pengalaman punya peran, tempat, dan tahun, dan tiap karya punya satu baris penjelas.

Yang ada di CV tapi sebaiknya tidak ikut tampil

CV dikirim ke satu perusahaan yang kamu pilih. Halaman web bisa dibuka siapa saja yang punya linknya, termasuk orang yang tidak kamu kirimi. Beberapa hal yang wajar ada di CV karena itu sebaiknya tidak ikut naik ke halaman.

  1. Alamat rumah lengkap. Nama kota sudah cukup untuk menjawab pertanyaan yang sebenarnya, yaitu kamu ada di mana.

  2. Tanggal lahir dan nomor identitas. Tidak menambah apa pun buat yang menilai karyamu, dan dua duanya dipakai orang untuk hal lain.

  3. Gaji terakhir atau yang diharapkan. Angka yang dibaca duluan sebelum kamu sempat menjelaskan apa pun jarang menguntungkanmu.

  4. Nama dan kontak pemberi referensi. Itu nomor orang lain. Tulis saja tersedia bila diminta.

Pertanyaan yang sering muncul

CV saya bahasa Inggris, halamannya jadi bahasa apa?

Mengikuti CV-mu. Isinya dipindahkan, bukan diterjemahkan.

Kalau ada bagian yang salah baca?

Kamu perbaiki langsung di tempat sebelum post. Tidak perlu mengunggah ulang.

Ada bagian CV yang saya nggak mau tampil, bisa disembunyikan?

Bisa. Gaji, alamat rumah, dan tanggal lahir termasuk yang sebaiknya tidak kamu tampilkan.

CV saya dua halaman, kepanjangan?

Tidak masalah. Yang panjang di kertas justru sering jadi halaman yang isinya cukup.

CV-mu udah ada. Tinggal jadi web.

Bahannya sudah lengkap di file yang sudah kamu punya. Yang belum ada cuma bentuknya.