Daftar isi
Perbedaannya dalam satu tabel
| CV | Portofolio |
|---|---|
| Menjawab: kamu pernah di mana | Menjawab: hasil kerjamu seperti apa |
| Riwayat, urut waktu | Karya pilihan, urut relevansi |
| Satu sampai dua halaman | Sepanjang yang dibutuhkan karyanya |
| Dikirim sebagai file | Dibagikan sebagai link |
| Dibaca cepat untuk menyaring | Dibuka lebih lama saat sudah tertarik |
| Wajib di hampir semua lamaran | Menentukan di bidang yang hasilnya bisa dilihat |
Kapan portofolio jadi penentu
Di bidang yang hasil kerjanya bisa dilihat atau dicoba (desain, tulisan, video, fotografi, pemrograman, arsitektur, pemasaran), portofolio hampir selalu lebih menentukan daripada CV. Orang bisa menulis apa saja di CV; portofolio menunjukkan hasilnya.
Di bidang yang hasilnya tidak berbentuk, seperti keuangan atau operasional, portofolio tetap membantu dalam bentuk lain: ringkasan proyek, perbaikan proses yang kamu pimpin, atau angka yang berubah karena pekerjaanmu.
Cara menyambungkan keduanya
Taruh satu link di CV. Di bawah nama, sejajar dengan email. Satu baris, bukan QR code yang tidak bisa diklik dari layar.
Jangan ulang seluruh CV di portofolio. Cukup ringkasan pengalaman. Yang detail biar tetap di CV.
Sediakan CV di portofolio. Tombol unduh CV di halaman portofolio menutup lingkarannya: satu link, dua kebutuhan.