Daftar isi
Rapikan empat bagian profil, sisanya nanti
Foto dan headline. Headline bukan jabatan sekarang, tapi apa yang kamu kerjakan. "Desainer kemasan produk makanan" lebih menemukan pembacanya daripada "Mahasiswa Universitas X".
Bagian About. Tiga sampai empat kalimat, bahasa manusia. Akhiri dengan link portofolio dan cara menghubungimu.
Featured. Bagian yang paling jarang dipakai orang, padahal paling berguna. Sematkan link portofoliomu di sini supaya muncul sebagai kartu, bukan teks.
Custom URL. Ubah link profil jadi linkedin.com/in/namamu. Gratis, sekali klik, dan bikin CV-mu terlihat rapi.
Empat tempat menaruh link portofolio
Featured. Paling terlihat, dengan gambar preview.
About. Di kalimat terakhir, bukan di tengah paragraf.
Contact info. Kolom Website. Banyak perekrut mengeceknya lebih dulu.
Pesan pertama ke perekrut. Satu link, bukan tiga lampiran.
Cara menghubungi orang tanpa terkesan memaksa
Pesan yang berhasil biasanya pendek, spesifik, dan tidak meminta apa pun di kalimat pertama. Contoh: "Halo Mbak Sinta, saya Dimas. Saya lihat tim konten Mbak baru mulai bikin seri video pendek. Saya sempat mengerjakan hal serupa untuk akun kampus, hasilnya ada di portalio.id/myweb/dimas. Kalau nanti timnya buka lowongan, saya senang sekali dikabari."
Perhatikan susunannya: siapa kamu, apa yang kamu perhatikan tentang mereka, bukti singkat, lalu permintaan yang ringan. Kirim ke lima orang yang benar-benar relevan, bukan ke lima puluh.
Ritme yang bisa kamu jaga
Sekali seminggu sudah cukup: satu upload pendek tentang sesuatu yang kamu kerjakan atau pelajari, dan lima balasan pada upload orang lain di bidangmu.
Tujuannya bukan jadi terkenal, tapi supaya namamu tidak asing saat orang membuka pesanmu. Konsisten selama dua bulan mengalahkan aktif satu minggu lalu hilang.