Daftar isi
Yang biasanya bikin orang menyerah
Punya alamat sendiri biasanya berarti berurusan dengan dua layanan yang berbeda: satu tempat membeli namanya, satu lagi tempat halamanmu tinggal, lalu kamu sendiri yang harus menyambungkan keduanya. Bagian menyambungkan itu yang paling sering gagal, dan kalau salah, halamanmu bisa hilang berjam jam tanpa kamu tahu apa yang keliru.
Di sini bagian itu tidak ada. Kami yang mendaftarkan namanya, jadi tidak ada yang perlu kamu salin, tempel, atau tunggu. Yang kamu lakukan cuma memilih.
Memilih nama yang tidak kamu sesali
Pakai namamu, bukan nama profesimu. Profesi bisa berubah dalam dua tahun. Namamu tidak.
Hindari angka dan tanda hubung. Keduanya bikin alamatmu susah disebutkan lewat telepon dan gampang salah diketik.
Pendek lebih baik. Alamat yang harus dibacakan dua kali sudah kalah dari alamat yang sekali dengar langsung tertulis benar.
Siapa yang sebenarnya butuh ini
Kalau portofoliomu dipakai untuk melamar kerja, alamat bawaan sudah cukup dan tidak ada yang menaruh curiga. Alamat sendiri mulai terasa perlu waktu kamu menawarkan jasa, menaruhnya di kartu nama, atau menyebutkannya di depan orang yang belum pernah dengar namamu.
Yang berubah dan yang tidak setelah alamatnya pindah
| Berubah | Tidak berubah |
|---|---|
| Alamat yang tertulis di bilah browser | Isi halamanmu |
| Yang kamu tulis di CV dan kartu nama | Tampilan dan tata letaknya |
| Yang muncul waktu linknya dibagikan | Link lama, tetap sampai ke halaman yang benar |
| Kesan orang yang belum kenal kamu | Cara kamu menyuntingnya |