perbandingan jujur

Buat apa bayar bulanan kalau yang gratis sudah cukup

Pembuat situs berbayar seperti Wix, Squarespace, atau Canva Sites menjual satu hal yang memang berharga: keleluasaan. Kamu bisa membuat apa pun bentuknya. Pertanyaannya, untuk satu halaman portofolio, apakah keleluasaan itu yang kamu butuhkan, atau justru yang membuatmu berhenti di tengah karena terlalu banyak pilihan.

oleh tim Portalio·diperbarui 26 Agustus 2026·6 menit baca

Pembuat situs berbayarPortalio
BiayaLangganan bulanan atau tahunanGratis selamanya, berbayar hanya untuk subdomain dan statistik
Titik mulaiKanvas kosong atau templateDraf yang disusun dari CV-mu
Waktu sampai tayangBeberapa jam, tergantung seberapa lama kamu memilihSatu sampai dua jam
Keleluasaan tampilanSangat luasTerbatas pada template yang disediakan
Domain sendiriUmumnya ada di paket berbayarnyaBelum didukung
Penanda di versi gratisBervariasi, umumnya adaTulisan Dibuat dengan Portalio, hilang di paket berbayar
Paling cocok untukSitus berbagai halaman yang tampilannya jadi bagian dari karyanyaSatu halaman portofolio untuk melamar kerja atau mencari klien
Daftar isi

Yang sebenarnya kamu bayar

Sebagian besar langganan pembuat situs menjual kemampuan membangun apa saja: banyak halaman, toko, penjadwalan, formulir bertingkat. Untuk satu halaman portofolio, sebagian besar kemampuan itu tidak pernah kamu sentuh, tapi tetap kamu bayar tiap bulan.

Ada biaya kedua yang lebih mahal dan jarang dihitung: waktu. Kanvas kosong dengan ribuan pilihan tampilan adalah cara paling umum sebuah portofolio berhenti di tengah dan tidak pernah terbit.

Kapan berbayar memang layak

  1. Tampilan adalah bagian dari karyamu. Desainer yang dinilai dari tampilan situsnya sendiri memang butuh kendali penuh.

  2. Kamu butuh lebih dari satu halaman. Beberapa layanan, halaman harga, jadwal pemesanan.

  3. Domain sendiri wajib. Portalio belum mendukungnya, dan tidak ada gunanya berpura-pura.

Yang perlu dicurigai dari yang gratis

  1. Iklan pihak ketiga di halamanmu. Iklan orang lain di halaman lamaranmu merusak kesan lebih cepat daripada desain jelek.

  2. Alamat yang bisa berubah. Kalau alamat gratisnya bisa diubah sepihak, tautan yang sudah kamu cetak di CV bisa mati.

  3. Isi yang tidak bisa dibawa keluar. Tanyakan sejak awal: kalau saya berhenti, isinya bisa saya salin atau tidak.

  4. Halaman yang lambat. Gratis yang dibayar dengan halaman lambat tetap ada harganya, cuma pengunjungmu yang membayar.

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa Portalio bisa gratis?

Karena halaman yang terbit statis: tidak ada yang perlu dijalankan tiap kali ada pengunjung, jadi biayanya mendekati nol. Yang berbayar adalah hal yang memang menambah biaya, seperti subdomain, statistik pengunjung, dan penyusunan tema dengan AI.

Apa yang saya dapat kalau berlangganan?

Subdomain nama.portalio.id yang lebih pendek, hilangnya tulisan Dibuat dengan Portalio, buku tamu, dan statistik pengunjung. Paket tertinggi menambah statistik lengkap dan penyusun tema dengan AI.

Kalau berhenti berlangganan, saya kehilangan halaman saya?

Tidak. Alamatnya kembali ke bentuk gratis dan fitur berbayar berhenti, tapi isinya tetap utuh dan halamannya tetap tayang.

Apakah template-nya terbatas?

Ya, dan itu memang pertukarannya. Kamu memilih dari sejumlah template yang sudah dirancang supaya enak dibaca, bukan menyusun tampilan dari nol. Kalau kamu ingin mengatur setiap detail, pembuat situs berbayar lebih tepat.

Punya CV? Halamannya bisa jadi hari ini juga.

Upload CV kamu, isinya dibaca otomatis jadi draf portofolio, lalu post dengan satu link yang bisa langsung kamu bagikan.